JANGAN PANIK Api mudah dipadamkan
Halooo sobat safe tra !!!!!
Gimana kabarnya hari ini?
cuaca lagi panas banget tentunya hal ini memicu peningkatkan resiko kebakaran,
eitsss jangan panik dulu ya berikut mimin kasih kiat-kiat agar si jago merah mudah dipandamkan
cekidottt…
Tahap Awal: Evaluasi dan Keamanan
- Tetap tenang dan jangan panik. Kepanikan dapat menghalangi pengambilan keputusan yang tepat.
- Peringatkan orang lain di sekitar Anda tentang adanya bahaya kebakaran.
- Evaluasi situasi: Apakah api masih kecil dan dapat dikendalikan, atau sudah membesar dan membutuhkan bantuan profesional?
- Hubungi dinas pemadam kebakaran (biasanya 112 atau nomor darurat setempat) segera, tanpa menunda, bahkan jika Anda mencoba memadamkan api sendiri
Jika Api Masih Kecil (Menggunakan APAR)
Jika Anda terlatih dan yakin dapat mengendalikan api kecil, gunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan mengikuti metode PASS:
- Pull (Tarik): Tarik pin pengaman dari tuas APAR.
- Aim (Arahkan): Arahkan nosel atau selang APAR ke pangkal api (sumber bahan bakar), bukan ke puncak api atau asapnya.
- Squeeze (Tekan): Tekan tuas untuk mengeluarkan bahan pemadam.
- Sweep (Sapu): Sapukan bahan pemadam dari sisi ke sisi pada pangkal api sampai api padam. Tetap awasi area tersebut untuk memastikan api tidak menyala kembali.

Metode Pemadaman Berdasarkan Jenis Kebakaran
Penting untuk menggunakan media pemadam yang tepat sesuai dengan kelas kebakaran:
- Kebakaran padat (Kelas A, seperti kayu, kertas, kain): Gunakan air atau APAR berbahan dasar air/busa.
- Kebakaran cairan mudah terbakar (Kelas B, seperti bensin, minyak): Gunakan APAR busa, CO2, atau serbuk kering. Jangan gunakan air karena dapat menyebarkan api.
- Kebakaran listrik (Kelas C, seperti peralatan elektronik, kabel): Matikan sumber listrik terlebih dahulu jika aman dilakukan. Gunakan APAR CO2 atau serbuk kering. Jangan gunakan air.
- Kebakaran minyak goreng/dapur (Kelas F/K): Matikan kompor. Tutup panci/wajan dengan penutup logam atau selimut api untuk menghilangkan oksigen. Jangan siram dengan air.
Tahap Akhir: Evakuasi
Jika api membesar, asap terlalu tebal, atau upaya pemadaman Anda gagal:
- Pertama Prioritaskan keselamatan diri sendiri dan orang lain.
- Kedua Tinggalkan area tersebut segera melalui jalur evakuasi terdekat.
- Tutup pintu dan jendela saat Anda keluar untuk memperlambat penyebaran api, tetapi jangan dikunci.
- Merangkak di bawah asap jika ruangan berasap, karena udara bersih berada di dekat lantai.
- Pergi ke titik kumpul yang aman di luar gedung.
- Jangan kembali ke dalam gedung yang terbakar untuk alasan apa pun
JANGAN PANIK ! ini tips agar api mudah dipadamkan ini semoga membantu sobat safetra, nah untuk sobat yang ingin tau dan bisa praktek pemadaman boleh loh untuk mengikuti kegiatan pelatihan di Safetra, seperti pelatihan Basic Fire Fighting.
Contact person
(021) 2762-3629 / (021) 3529-6760 (Kantor safetra)
0818-8532-4943 (Marketing)
0813-8425-3270 (Alternatif)
Sosial Media ⇓
Website : www.safetra.co.id
Youtube : Safetra Indonesia
Instagram : PT Safetra Indonesia
Facebook : PT Safetra Indonesia
Tiktok : Safetra Indonesia
Twitter : Media.Safetra

